Tampilkan postingan dengan label Latihan Soal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latihan Soal. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Desember 2018

Soal USBN Geografi Menghitung Episentrum Gempa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Halo teman-teman sekalian kali ini saya akan coba bahas lagi tentang soal geografi USBN terkait materi litosfer yaitu menghitung episentrum gempa. Episentrum gempa adalah titik gempa di atas permukaan bumi sementara hiposetrum adalah titik gempa yang ada di bawah permukaan bumi. Episentrum gempa dapat dilacak dengan menggunakan rumus LASKA yaitu berdasarkan perhitungan selisih waktu terjadinya gempa dari setiap titik pengamatan.

Perlu diketahui bahwa hingga saat ini tidak ada alat yang bisa mendeteksi kapan terjadinya gempa. Yang bisa kita pahami adalah lokas-lokasi yang berpotensial terjadinya gempa seperti di batas subduksi, sesar atau gunung api. Manusia hanya perlu melihat pola terjadinya gempa dari masa lalu hingga kini untuk mitigasi bencana gempa bumi. Berikut contoh soal menghitung episentrum gempa di USBN 2018.

1. Fenomena gempa terjadi pada pukul 11.15 WB, kemudian gelombang gempa berikutnya terjadi pada pukul 11.17. Jarak episentrum gempa tersebut adalah ....
A. 250 km
B. 500 km
C. 750 km
D. 1.000 km
E. 1.250 km
teman sekalian kali ini saya akan coba bahas lagi tentang soal geografi USBN terkait mater Soal USBN Geografi Menghitung Episentrum Gempa
Gempa tektonik di Alaska
Jawabannya adalah D. Berikut penjelasannya:
Rumus hitung episentrum gempa adalah E = {(S - P) - 1' } x 1.000 km
S = Waktu terjadinya gelombang sekunder
P = Waktu terjadinya gelombang primer

Jadi {(11.17 - 11.15) - 1' } x 1.000 = (2) - 1 x 1.000 = 1.000 km
Untuk soal diatas mungkin perhitungannya mudah karena hanya jam dan menit, lain halnya jika ada detiknya misalkan pukul 11.17'.30". Pembahasannya akan saya jelaskan di postingan berikutnya. Jangan lupa follow blog saya dan instagram gurugeografi untuk belajar pembahasan soal geografi. Gambar: disini
Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Minggu, 02 Desember 2018

Soal Latihan Geografi High Order Thinking Dinamika Penduduk

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Halo teman-teman sekalian, langsung saja kali ini saya akan coba berikan lagi contoh soal geografi tipe hots terkait dinamika penduduk. Dinamika penduduk dipengaruhi oleh kelahirna, kematian dan migrasi. Saat ini Indonesia memiliki problematika penduduk yang kompleks baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Dari sisi kuantitas, Indonesia ranking 4 dalam hal populasi penduduk dunia sementara dari sisi kualitas, indeks pembangunan manusia kita masih kalah dibandingkan negara lain di ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam dan Singapura. Untuk mengatasi problematika tersebut dibutuhkan strategi yang jitu dan terarah dari pemerintah. Gambar: disini
 langsung saja kali ini saya akan coba berikan lagi contoh soal geografi tipe hots terkait Soal Latihan Geografi High Order Thinking Dinamika Penduduk
Para pekerja di ibukota
1. Di DKI Jakarta jumlah angkatan kerja perempuan pada bulan Februari 2017 sebesar 2.108.460 jiwa dan jumlah penduduk usia kerja sebesar 3.863.790 jiwa. Sementara itu angkatan kerja laki-laki di Jakarta sebesar 3.202.310 jiwa dengan jumlah penduduk usia kerja sebesar 3.856.960 jiwa. Maka pernyataan yang tepat mengenai tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta pada Februari 2017 adalah ....
A. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan lebih besar jika dibandingkan dengan laki-laki
B. Tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta pada Februari 2017 didominasi oleh perempuan
C. Tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta pada Februari 2017 kurang dari 50%
D. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan kurang dari separuh jumlah penduduk usia kerja wanita
E. Tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta pada Februari 2017 lebih dari 50%

Jawaban paling tepat adalah E
Caranya adalah dengan menghitung dulu angka partisipasi kerja perempuan dan laki-laki. Rumus TPAK adalah jumlah angkatan kerja/jumlah usia produktif x 100. Hasilnya adalah setelah dihitung
Partisipasi angkatan kerja perempuan = 54,56
Partisipasi angkatan kerja laki-laki = 83,02

Gimana sudah bisa cari kesimpulannya?. Coba tambahkan partisipasi kerja wanita dan laki laki (54 + 83) / 2 hasilnya 68,5. Jadi tingkat partisipasi angkatan kerja di Jakarta lebih dari 50% di bulan Februari 2017. Gimana masih bingung?. Inilah contoh variasi soal hots yang bisa membingungkan siswa kalau tidak biasa berlatih soal. Mau banyak contoh soal geografi lainnya, follow instagram gurugeografi di bawah.
Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.